Hardisk adalah salah satu komponen perangkat keras (hardware) pendukung komputer atau laptop yang menyediakan ruang untuk menyimpan data atau output dari proses data yang dilakukan oleh komputer dan manusia. hardisk biasanya berbentuk kotak dan di dalamnya terdapat piringan tempat data – data tersimpan, hardisk bersifat menyimpan data secara paten walaupun komputer atau laptop anda matikan data – data yang ada dalam hardisk akan tetap ada, kecuali anda menghapusnya secara manual atau hardisk terkena virus
Hardisk ini komponen yang sangat vital juga pada laptop atau pun computer. Karena disini Kalian menyimpan data penting anda dan juga Data Sistem operasi kalian.
Nah disini saya akan memberitahukan Permasalahan yang biasa pada Hardisk yaitu Macam – macam Bad Sector dan Ciri” nya :
1. Bad Sector Normal (Error Correction Code (ECC) Failure
Ciri-ciri :
- Jika discan dengan SCANDISK, Bad sector tampak terpencar dan tidak berurutan.
- Jika memakai software DISK MANAGER akan menampilkan pesan Error Correction Code, Integrity Disk Eror dan Physical Error.
- Tegangan yang tidak stabil.
- Listrik mati mendadak.
- Cara mematikan komputer yang sembarangan (shutdown dan menghidupkan komputer tanpa jeda waktu).
2. Bad Sector Integritas (Integrity Disk Error)
Ciri-ciri :
- Alamat cylinder akhir pada disk rusak hampir berurutan.
- Tidak dapat di format pada partisi 100% sebab Operating System tidak akan dapat melanjutnya instalasi jika ditemukan bad sector pada system area.
- Bad sector berurutan dengan pola tertentu di seluruh sector pada partisi kecil (1 Cylinder), Namun tidak semua mengalami kerusakan.
- Pemeriksaan yang dilakukan dengan SCANDISK akan terasa lama dan tersendat-sendat.
- Kesalahan Pemakaian Software Low Level Format.
- Parameter dari pabrik yang sudah rusak/crash.
3. Bad Sector Fisik (Physical Error)
Ciri-ciri :
- Pada saat hardisk dialiri listrik terdengar bunyi yang lain dari biasanya.
- Lapisan media disk pada platter terlihat cacat fisik (bercak-bercak dan kotor) atau berubah warna biasanya memudar ke kuning-kuningan.
- Terkena gonjangan keras.
- Terjatuh / terbentur sesuatu.
- Penyaring udara hardisk berlubang.
- Perpidahan komputer yang kurang hati-hati.
4. Bad Sector Tidak umum (Unknown Error)
Ciri-ciri :
- Hardisk yang diformat berkali-kali masih saja timbul bad sectornya dan diakibatkan virus yang masih resident di memory.
- Pemeriksaan yang dilakukan dengan SCANDISK akan terasa tidak lancar dan tersendat-sendat.
- Di partisi tidak bisa, partisi yang lama masih saja tetap ada dan jika di format mengalami tetap mengalami cross link atau lost cluster.
- Virus yang menyerang system operasi.
- Controler yang tidak cocok (Not Compatible) dengan motherboard.
- Controler hardisk yang setengah rusak pada buffer/PIO.
0 comments:
Post a Comment